Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Menutup Tahun 2022, Muhammadiyah Bersholawat

JakartaSholawat menggema di Aula KH Ahmad Dahlan PP Muhammadiyah Menteng Jakarta Pusat, Rabu 14/12/22. Sebagai pembuka dari acara Refleksi Akhir Tahun "Sholawatan Inklusif". Para kader muda muhammadiyah yang di dominasi oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menggemakan sholawat. Sholawatan merupakan hal yg biasa di lakukan oleh warga muhammadiyah, namun kalau di kemas oleh kader IMM maka ini adalah yang pertama. 

Sholawatan Inklusif ini juga sekaligus meresmikan sebuah platform dakwah kebudayaan yang diberi nama Surau Merah, dibawah naungan DPP IMM.

LSBO PP Muhammadiyah, Kyai Kusen atau yang akrab disapa Kyai Cepu menjadi pengisi utama pada acara dalam acara refleksi akhir tahun "Shalawatan Inklusif" tersebut. Ia sangat mengapresiasi sebuah ruang ekspresi sekaligus diskusi yang di adakan oleh DPP IMM.

"Kegiatan seperti ini harus terus di adakan, jangan berhenti saja pada malam ini saja, terlebih tema-tema yang disajikan juga tidak jauh dari kebudayaan dan kebiasaan masyarakat indonesi" ujar lelaki lulusan rusia itu.

Ketua Umum IMM, Abdul M Yahya mengatakan, "Surau merah bagi kami adalah media baru dalam berbagi ilmu, menyampaikan narasi yang dikombinasikan dengan seni, dengan guyon, namun tetap tidak menghilangkan substansi. Pun juga masih ada anggapan bahwa selera humor Muhammadiyah masih rendah, maka panggung surau merah ini bisa dihiasi dengan atraksi-atraksi guyon yang memeriahkan wajah dakwah Muhammadiyah terutama IMM yang di asumsikan banyak orang terlalu serius dan kaku." Tuturnya

"Muhammadiyah jelas tidak anti budaya, karena di dalam organisasi ini terdapat sebuah lembaga seni, budaya dan olahraga. Sampai hari ini muhammadiyah masih inklusif, masih terbuka terhadap apapun, tidak terkecuali dengan hal-hal yang kental akan budaya indonesia. Surau merah juga merupakan ruang intelektual yang dikemas dengan santai, juga merupakan wadah spiritual berkelanjutan bagi seluruh kader IMM" Pungkasnya.

Koordinator Surau Merah, IMMawan Samsul mengatakan, "Surau merah ini sebagai ajang diskusi, sekaligus panggung budaya bagi seluruh kader IMM dan kader muhammadiyah pada umumnya. Acara di meriahkan oleh Teater Monolog, Group Rebana IMM Ciputat, Puisi, Dan Musikalisasi Puisi. Dan Peserta ini dihadiri oleh 100 orang lebih." Tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar