KETERKAITAN SOSIOLOGI DAN POLITIK


Perkembangan dunia dan persaingan apapun tentunya ada indikator hubungan bilateral serta interaksi sosial yang dibangun sehingga ada kerja sama juga peranan penting untuk meningkatkan daya saing yang tinggi diberbagai bidang yang telah diakomodir bersama, maka dari itu peran Sosiologi dan Politik adalah langkah utama untuk membangun equilibrium sehingga nilai-nilai dalam setiap kerjasama itu akan selalu berkembang secara optimal.

Seyogyanya ketika hari ini kita bicara persoalan kemerdekaan negara Indonesia secara khusus, maka dipandang perlu ini merupakan tolak ukur dari pada peran Civil Society dan kumpulan sosial tradisional, hingga berbagai aspek dalam hal ini, masyarakat, negara, struktur politik, partisipasi politik, sehingga adanya sebuah kemerdekaan itu pada tangan kita sendiri.

Sosiologi dan Politik merupakan sebuah perbandingan antara masyarakat dan kelompok elit dalam sistem tatanan kehidupan sosial sehari-hari sering terjadi hubungan stratifikasi sosial, dan menjadi metode perbedaan pendapat akan tetapi kemudian politik bukan saja sebagai langkah utama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat namun peran penting adalah sosial of khnowledge tersebut, karena pada dasarnya diberbagai kelompok tertentu ia berawal dari tatanan tertentu.

SOSIOLOGI
Pengertian dari Sosiologi itu sendiri ia takkan terlepas pisah jauh dari konteks masyarakat, maka dipandang perlu nilai-nilai interaksi harus diperhatikan sehingga ada kesadaran yang menonjol, konteks dari pada sosiologi itu sendiri adalah menjalin hubungan kerja sama dan kemandirian sosial, ada salah satu pendapat dari tokoh sosiologi yakni Aristoteles ia mengatakan bahwa, manusia sebagai makhluk zoon politicon yang berarti mahluk yang dimana hidup membutuhkan interaksi kepada yang lain.sosiologi merupakan ilmu pengetahun atau ilmu tentang sifat dan perkembangan masyarakat, ilmu tentang struktur sosial, proses sosial, dan perubahannya.

Dan kemudian Sosiologi itu sendiri berasal dari kata latin socius yang berati kawan atau teman, dan kata Yunani yaitu logos yang memiliki arti pengetahuan.Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), sosiologi adalah ilmu sosial yang mempelajari masyarakat, interaksi dan proses yang melestarikan dan mengubahnya.

Berbagai elemen sosial kemasyarakatan yang berlangsung saat ini telah terlihat secara kontinu manusia dengan sadar akan kehidupannya dan membangun media komunikasi dan interaksi sebagai jembatan penghubung antara satu dengan yang lainnya serta melakukan politik, maka dari konteks sosial itu sendiri politik sudah ada sejak dulu dan semestinya kita harus mengambil tindakan sesuai peran bersama.

POLITIK
Indikasi dari adanya politik itu sendiri merupakan sebuah perubahan yang signifikan terhadap Bangsa dan Negara, dan menjadi sebuah World view (pandangan dunia) dan merujuk pada sistem-sistem pemerintahan. Akan tetapi kita harus berfikir jauh tentang politik sebab terkadang kita menfokuskan bahwa politik sebagai ladang kekuasaan para elit.

Politik itu dibangun dan besar sehingga adanya para elit yang hadir ia berawal dari proses dinamika yang terjadi pada kondisi masyarakat serta ada berbagai kesinambungan sosial kultural, hingga politik juga dikenal sebagai salah acuan dalam memainkan peranan untuk menjawab kebutuhan masyarakat tersebut.

Pengertian Politik adalah Kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yang berarti kota yang berstatus negara (city state). Aristoteles dan plato menganggap politik adalah suatu usaha untuk mencapai masyarakat politik yang terbaik.

Konsep politik dapat diuraikan menjadi beberapa bagian yaitu negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijaksanaan umum dan pembagian atau alokasi. Konsep politik yang paling utama adalah negara. Maka tentunya ada akselarasi serta peranan, dalam keterkaitan untuk membangun sebuah sistem masyarakat dan mengejawantahkan suatu perbedaan kepentingan.

Sebuah keterkaitan Sosiologi dan Politik merupakan salah satu langkah alternatif serta menjawab kebutuhan sosial dalam kesinambungan dan tujuan untuk mempererat hubungan serta mengambil responsibilitas agar meningkatkan nilai-nilai dalam tatanan sistem sosial tertentu.


Oleh : Immawan Arby Solissa
(Kader IMM cabang Ambon)

Posting Komentar

0 Komentar